TRENDING

Di Tengah Gerimis Lowokwaru, Djoko Prihatin Pimpin Kader Golkar Berbagi Takjil

2 menit membaca View : 79
Redaksi
Berita - 22 Feb 2026

JATIMPOINT.COM | KOTA MALANG – Langit Lowokwaru sore itu tak sepenuhnya cerah, Sabtu, (21/2/2026). Awan menggantung, lalu hujan turun pelan membasahi jalanan.

Namun rintik itu tidak menghentikan langkah Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang, Djoko Prihatin, bersama puluhan kader, ia tetap berdiri di tepi jalan, membagikan takjil kepada warga yang melintas.

Safari Ramadan yang digelar di Kecamatan Lowokwaru kali ini mengambil wajah berbeda. Tidak hanya diisi konsolidasi internal, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan aksi berbagi kepada masyarakat menjelang waktu berbuka puasa.

Djoko tampak turun langsung, menyapa pengendara motor, pengemudi ojek online, hingga pejalan kaki yang melintas. Paket takjil dibagikan satu per satu.

Beberapa kader bertugas mengatur arus kendaraan agar tetap lancar, sementara lainnya menyiapkan bingkisan di bawah tenda sederhana.

“Ramadan adalah momen untuk mendekatkan diri, bukan hanya kepada Tuhan, tetapi juga kepada masyarakat,” ujar Djoko di sela kegiatan.

Lowokwaru dikenal sebagai kawasan dengan mobilitas tinggi, terutama karena banyaknya kampus dan hunian mahasiswa. Sore hari menjadi waktu padat aktivitas.

Hujan yang turun membuat sebagian pengendara mempercepat perjalanan agar segera tiba di rumah. Di tengah situasi itu, kehadiran kader Golkar yang membagikan takjil menjadi perhatian tersendiri.

Sejumlah warga menyampaikan terima kasih. Ada yang berhenti sejenak, ada pula yang menerima sambil tetap di atas sepeda motor. Interaksi singkat itu berlangsung hangat, meski hujan belum sepenuhnya reda.

Bagi Djoko, kegiatan ini juga menjadi bagian dari penguatan struktur partai di tingkat kecamatan. Ia menilai pengurus dan kader harus hadir di ruang ruang sosial masyarakat, tidak hanya aktif saat momentum politik.

Ia juga mengingatkan pentingnya soliditas kader. Safari Ramadan, menurutnya, bukan sekadar agenda rutin, melainkan ruang konsolidasi sekaligus pembuktian bahwa partai bisa hadir secara nyata.

Hujan yang turun sore itu seolah menjadi latar suasana. Tanpa banyak seremoni, Djoko dan puluhan kader tetap berdiri hingga paket takjil terakhir dibagikan.

Di Lowokwaru, Safari Ramadan bukan hanya soal silaturahmi internal, tetapi juga tentang merawat kedekatan dengan warga di tengah suasana yang sederhana dan apa adanya.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *