0-4096×2304-0-0-{}-0-24#JATIMPOINT.COM | KOTA BATU – Destinasi wisata baru Mikutopia hadir sebagai magnet baru di Kota Batu, Jawa Timur. Mengusung konsep bangunan unik berbentuk rumah jamur tiram, tempat ini menawarkan pengalaman rekreasi yang berbeda dengan puluhan wahana yang siap memanjakan pengunjung dari berbagai kalangan.
Berlokasi di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Mikutopia dengan cepat menarik perhatian publik dan mampu mendatangkan ribuan wisatawan setiap harinya sejak resmi dibuka.
Keunikan desain kawasan yang didominasi ornamen jamur menjadi daya tarik utama. Selain wahana permainan, pengunjung juga dimanjakan dengan berbagai spot foto eksotis yang dirancang estetik dan instagramable.
Nuansa alam pegunungan yang sejuk berpadu dengan konsep visual yang imajinatif menjadikan Mikutopia sebagai destinasi yang tidak hanya rekreatif, tetapi juga visual.
Fasilitas penunjang turut menjadi perhatian pengelola. Salah satunya adalah mobil terbuka atau mobil golf yang disediakan untuk memudahkan mobilitas pengunjung berkeliling area wisata.
Tidak hanya sebagai sarana rekreasi, kendaraan ini juga difungsikan sebagai transportasi darurat, khususnya untuk menjemput pengunjung yang terjebak hujan di area wahana yang jauh dari titik kumpul.
Aspek keselamatan juga menjadi prioritas. Mikutopia dilengkapi dengan standar keamanan yang memadai, termasuk keberadaan tim medis yang siaga.
Selain itu, di setiap titik wahana outdoor telah disediakan halte atau titik kumpul sebagai lokasi aman bagi pengunjung saat terjadi hujan atau kondisi darurat lainnya.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan kenyamanan sekaligus keamanan seluruh wisatawan.
Di sisi lain, kehadiran Mikutopia membawa dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar. Pengelola bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) dalam penyediaan stan kuliner, sehingga membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM lokal.
Tidak hanya itu, sektor penginapan dan perhotelan di kawasan sekitar juga turut merasakan peningkatan kunjungan.
Humas Mikutopia, Brian Kenendra, menyampaikan bahwa pihak manajemen berkomitmen menjadikan destinasi ini sebagai ruang wisata yang inklusif sekaligus memberdayakan masyarakat lokal.
Brian menegaskan bahwa keterlibatan warga menjadi bagian penting dalam operasional Mikutopia.
“Sejak awal kami memang ingin menghadirkan wisata yang tidak hanya menarik bagi pengunjung, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar. Saat ini, lebih dari 80 persen tenaga kerja di Mikutopia merupakan warga lokal,” ujar Brian.
Ia juga menambahkan bahwa peningkatan ekonomi masyarakat mulai terlihat dalam waktu singkat sejak operasional berjalan.
“Dalam tiga minggu terakhir, kami melihat adanya perputaran ekonomi yang cukup signifikan, terutama dari sektor UMKM dan jasa pendukung lainnya. Ini menjadi semangat bagi kami untuk terus berkembang,” tambahnya.
Dengan konsep unik, fasilitas lengkap, serta dampak ekonomi yang dirasakan langsung oleh masyarakat, Mikutopia berpotensi menjadi salah satu ikon wisata unggulan baru di Kota Batu.
Tidak ada komentar