TRENDING

Di FGD Malang Bersuara, Djoko Prihatin Tekankan Pentingnya Peran Media Dalam Mewujudkan City Branding

2 menit membaca View : 67
Redaksi
Berita - 31 Des 2025

JATIMPOINT.COM | Forum Group Discussion (FGD) Malang Bersuara dengan tema “Menakar Arah Media Menyongsong Malang Kota Metropolitan” di Cafe Jeep Sawojajar Malang pada hari Selasa (30/12/2025) berlangsung menarik.

Banyak gagasan menarik yang disampaikan para narasumber. Salah satunya disampaikan Djoko Prihatin, Ketua Kadin Kota Malang.

Di acara yang digelar dalam Refleksi Akhir Tahun oleh Komunitas Malang Media (KMM) ini, Djoko Prihatin menilai Kota Malang menjadi Kota Metropolitan sudah sangat layak.

“Sebab Kota Malang bisa dibilang menjadi Kota Sentral atau jantungnya Indonesia di wilayah Jawa Timur” katanya

Namun demikian, sebutan Kota Malang menjadi Kota Metropolitan sejatinya terlambat. Karena ada beberapa indikatornya sudah ada beberapa tahun yang lalu.

Salah satu indikatornya adalah tingginya mobilitas dan urban penduduk di Kota Malang.

“Salah satu contoh saat penerimaan siswa baru ratusan ribu mahasiswa baru masuk di Kota Malang. Bahkan dari survei lulusan 10 orang, 3 diantaranya pulang kampung yang sisanya memilih menetap di Malang. Ini menunjukkan Malang menjadi pilihan tempat tinggal,” ujar Djoko Prihatin

Pria yang Juga Ketua DPD Golkar Kota Malang ini menggambarkan Kota Malang seperti Kota Bandung. Khususnya dalam hal pariwisata.

“Bandung bisa disebut Paris Van Java Jawa Barat, kalau di Malang ya bisa dibilang Paris Van Java nya Jawa Timur,” ucapnya

Berbicara arah media, Djoko mengatakan hidup manusia sekarang dikendalikan algoritma. Karena sejak pandemi Covid, 80 persen hidup manusia sudah sangat bergantung pada gadget.

“Untuk itu, peran media sangat penting dalam mewujudkan City Branding” katanya

“Media selain sebagai pilar demokrasi juga memainkan peran penting. Bisa dibilang jadi tulang punggung urat nadi dalam pengambilan keputusan dalam kaitan City Branding,” tambahnya

Namun demikian, Djoko juga berharap media di Malang tetap harus menyuarakan kritis dan yang membangun berdasarkan data-data yang valid dalam proses pembangunan di Kota Malang.

“Tidak semata-mata mengedepankan sensasi sehingga jadi berita tidak berimbang,” ucap Djoko

Anggota Komisi A DPRD Kota Malang ini berharap Kominfo Kota Malang harus intens dalam melakukan komunikasi dengan seluruh asosiasi media di Malang dalam rangka mewujudkan City Branding.

“Karena Kominfo dibawah koordinasi dengan Komisi A, bila perlu ada sinergi dengan kami. Karena strategi rekan-rekan media menjadi pencerah branding city kota Metropolitan sangat diperlukan,” terangnya

Dalam kesempatan itu, Djoko juga mengkritik problem Kota Malang sebagai Kota metropolitan. Mulai dari kemacetan, banjir lantaran minimnya serapan air.

Seperti di kawasan Tunggul Wulung dan Kedungkandang awalnya pertanian sekarang banyak berubah menjadi kawasan perumahan.

“Kondisi ini memang sebuah tantangan menjadi Kota Metropolitan. Tapi solusinya memang harus dipecahkan bersama,” pungkasnya

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *