Akhmad Fakhrurrozi Wibowo, S.M., resmi menerima mandat sebagai Ketua Karateker DPD KNPI Kota MalangJatimpoint.com | Kota Malang – Akhmad Fakhrurrozi Wibowo, S.M., resmi menerima mandat sebagai Ketua Karateker DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Malang setelah menerima surat keputusan (SK) dari Ketua DPD KNPI Jawa Timur, Kadrian Hi Muhlis, Sabtu (24/10/2026).
Penyerahan SK tersebut menjadi titik awal bagi Akhmad untuk memimpin konsolidasi organisasi kepemudaan di Kota Malang.
Ia dihadapkan pada agenda penting, mulai dari merangkul organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP), memperkuat komunikasi antarpengurus, hingga menyiapkan langkah organisasi menuju kepengurusan definitif.
Mandat ini menempatkan konsolidasi sebagai salah satu pekerjaan utama. Akhmad dituntut membangun komunikasi yang terbuka dengan berbagai unsur kepemudaan agar KNPI dapat menjadi ruang bersama bagi perbedaan aspirasi, gagasan, dan kepentingan generasi muda.
Fakhrurrozi menyatakan siap menjalankan amanah tersebut dengan mendorong KNPI menjadi organisasi yang terbuka, produktif, dan mampu mengembangkan potensi pemuda di Kota Malang.
“KNPI Kota Malang ini bisa menjadi wadah bagi masyarakat, terutama kalangan kepemudaan, untuk melakukan berbagai kegiatan. Kami juga siap membangun potensi-potensi pemuda agar bisa berkolaborasi dengan pemerintah,” ujar Akhmad.
Fakhrurrozi mengatakan, pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan sejumlah OKP untuk memperkuat komunikasi dan menyusun agenda bersama.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membangun soliditas organisasi sekaligus memperluas keterlibatan pemuda dalam kegiatan KNPI.
Dalam susunan awal kepengurusan, jumlah anggota sementara diperkirakan sekitar 40 orang. Komposisi tersebut akan dimantapkan melalui koordinasi lanjutan sebelum pelaksanaan pelantikan.
Fakhrurrozi menargetkan pelantikan kepengurusan dapat dilaksanakan dalam kurun waktu satu bulan setelah penyerahan SK. Sebelum agenda tersebut, pihaknya akan mempersiapkan program kerja dan memperkuat koordinasi internal maupun dengan organisasi kepemudaan.
“Setelah ini kami akan terus berkoordinasi. Sebelum pelantikan, kami juga akan merancang kegiatan-kegiatan yang akan dijalankan,” katanya.
Bagi Fakhrurrozi, KNPI tidak cukup hanya hadir sebagai organisasi dengan struktur kepengurusan. Organisasi ini diharapkan menjadi wadah yang mampu mempertemukan berbagai potensi pemuda sekaligus mendorong lahirnya kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Ia mengusung arah pengembangan pemuda yang sehat, kuat, dan mampu membangun sinergi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah Kota Malang.
Arah tersebut sejalan dengan harapan Ketua DPD KNPI Jawa Timur, Kadrian Hi Muhlis, yang meminta kepengurusan karateker mampu mengakomodasi kepentingan kepemudaan sekaligus menjalankan fungsi kontrol terhadap kebijakan publik.
Kadrian menegaskan, KNPI tidak boleh sekadar menjadi penonton ketika masyarakat menghadapi persoalan akibat kebijakan yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat.
“Kalau ini demi kepentingan rakyat, KNPI harus bersuara dan melakukan pendampingan semaksimal mungkin,” tegas Rian sapaan akrabnya.
Dengan mandat yang diterimanya, Akhmad kini memikul tanggung jawab untuk menerjemahkan harapan tersebut menjadi kerja organisasi.
Konsolidasi OKP, penguatan komunikasi antarpemuda, dan penyusunan agenda menuju kepengurusan definitif menjadi bagian penting dari tahapan yang harus dipersiapkan.
Keberhasilan masa karateker nantinya akan terlihat dari proses konsolidasi yang dijalankan, keterlibatan organisasi kepemudaan, serta kejelasan langkah menuju kepengurusan definitif sesuai ketentuan organisasi.
Bagi KNPI Kota Malang, tantangannya bukan semata menata kepengurusan, melainkan memastikan organisasi memiliki ruang yang nyata bagi aspirasi dan kontribusi pemuda. (Red)
Tidak ada komentar