TRENDING

Gubernur Jatim Soroti Pentingnya Sinergi Antara TPID dan TP2DD Dalam Menjaga Pertumbuhan Ekonomi

2 menit membaca View : 34
Redaksi
Berita - 28 Feb 2026

JATIMPOINT.COM | SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membuka secara langsung Hight Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) se Provinsi Jawa Timur tahun 2026 yang berlokasikan di Gedung Negara Grahadi, Kamis (26/2) siang.

Kegiatan ini dihadiri kepala daerah se Jawa Timur dalam rangka wujud komitmen bersama menjaga stabilitas harga dan optimalisasi Digitalisasi Transaksi Pemerintah Daerah Menuju Ketahanan Pangan Serta Kesejahteraan Masyarakat.

Gubernur Jawa Timur menyoroti pentingnya sinergi antara Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) dalam menjaga ritme pertumbuhan ekonomi Jawa Timur.

Menurutnya, kolaborasi tim ini menjadi fondasi dalam pengendalian inflasi, stabilitas harga, serta percepatan transformasi digital hingga ke tingkat daerah.

“Pengendalian inflasi merupakan momentum untuk memperkuat konsumsi rumah tangga, karena daya beli masyarakat memegang porsi besar dalam pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

Selain itu, Gubernur Jawa Timur menekankan pentingnya optimalisasi produk pangan lokal, termasuk pada sektor perikanan dan peternakan. Ia meminta agar daerah tidak bergantung pada impor ikan seperti dori karena banyak alternatif lokal yang mampu memenuhi kebutuhan.

“Mari kita optimalkan produk pangan lokal dalam sektor perikanan dan peternakan guna mendukung program Presiden Republik Indonesia dalam konteks memenuhi kebutuhan Makan Bergizi Gratis,” jelas Gubernur Jatim

Selanjutnya Gubernur Jatim juga menekankan kepada Kepala Daerah guna melaksanakan pendalaman monitoring harga dan pasokan secara real-time, penguatan koordinasi antara daerah produsen dan konsumen, serta percepatan integrasi layanan digital untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

“Kepala Daerah bersama tim wajib untuk turun secara langsung memantau stabilitas harga dan ketersediaan bahan-bahan pokok tetap terjaga di pasaran,” tandas Gubernur Jatim.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *