Ketua DPRD Golkar Kabupaten Malang, Sudarman
JATIMPOINT | MALANG – DPD Partai Golkar Kabupaten Malang mulai memanaskan mesin politik menuju Pemilu 2029. Partai berlambang pohon beringin itu memasang target meningkatkan perolehan kursi DPRD Kabupaten Malang dari delapan menjadi 12 kursi.
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Malang, Sudarman, mengatakan target tersebut merupakan salah satu hasil keputusan Rapat Kerja Daerah (Rakerda). Untuk merealisasikannya, partai akan melakukan berbagai persiapan sejak dini, termasuk memperkuat kaderisasi dan memperluas basis pemilih.
Menurut Sudarman, kemenangan dalam pemilu tidak bisa dibangun secara instan menjelang hari pencoblosan. Konsolidasi partai harus dilakukan secara berkelanjutan selama lima tahun.
“Karena kami berprinsip bahwa mengurusi partai ini bukan kegiatan lima tahunan. Partai harus kita urus selama lima tahun terus-menerus secara berkelanjutan guna mempersiapkan kemenangan,” terang Sudarman, Senin (31/8) saat kegiatan olahraga Bahlil Mini Soccer di lapangan Unggul, Karanglo, Kabupaten Malang.
Salah satu strategi yang disiapkan adalah menggaet kader-kader muda melalui berbagai kegiatan yang dirancang jajaran pengurus partai. Selain menambah kekuatan internal, kaderisasi tersebut diharapkan mampu melahirkan calon-calon potensial untuk menghadapi kontestasi politik mendatang.
Golkar Kabupaten Malang juga akan memperkuat pendidikan politik serta melakukan konsolidasi secara berkesinambungan. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan mesin partai tetap bergerak jauh sebelum memasuki tahapan Pemilu 2029.
“Pemilu itu tidak bisa dipersiapkan satu tahun sebelum pemilu. Harus dipersiapkan dari sekarang sampai 2029,” ujarnya.
Tak hanya membidik peningkatan kursi di tingkat Kabupaten Malang, Golkar juga memasang target di tingkat provinsi dan DPR RI untuk wilayah Malang Raya.
Dalam hasil Rakerda, Golkar menargetkan mampu memperoleh dua kursi DPRD Provinsi Jawa Timur dari dapil Malang Raya serta dua kursi DPR RI. Sementara khusus Kabupaten Malang, targetnya adalah 12 kursi, naik dari delapan kursi yang diperoleh saat ini.
Terkait pemetaan kekuatan politik di tujuh daerah pemilihan (dapil) Kabupaten Malang, Sudarman menyebut peluang Golkar relatif terbuka di seluruh wilayah.
“Kita punya peluang sama, karena tidak ada ketergantungan kultur pemilih di dapil tertentu. Saya pikir sama, kita punya peluang, tergantung usaha kita,” tegasnya.
Ia menambahkan, konstituen yang selama ini menjadi lumbung suara Golkar di sejumlah kecamatan akan menjadi perhatian untuk terus dipertahankan. Basis suara tersebut dinilai sebagai modal penting untuk menghadapi kontestasi politik berikutnya.
Di sisi lain, wilayah yang belum menjadi basis kuat Golkar juga akan terus digarap. Partai akan berupaya mengubah wilayah tersebut menjadi kantong-kantong suara baru melalui penguatan kader dan pendekatan kepada masyarakat.
“Yang sudah menjadi lumbung suara harus dirawat dan dipertahankan. Sementara yang belum, akan terus kita tingkatkan menjadi potensi suara bagi Partai Golkar,” tandasnya.
Dengan strategi tersebut, Golkar Kabupaten Malang berharap target 12 kursi pada Pemilu 2029 tidak sekadar menjadi angka politik, tetapi dapat diwujudkan melalui kerja partai yang dilakukan secara konsisten sejak sekarang.***
Tidak ada komentar